Patofisiologi Kejang Pdf

With its perfect scan technology, huge database, and great support, it's easy to see why. Before we publish this link, we are personally test and review the software to make sure the product is free of viruses, malware, and spyware. DriverFinder is the recommended driver update tool for every Windows user who wants to make their computer faster, more secure, and more reliable. Hp pavilion dv6 beats audio laptop. Device-Driver.org guarantees the download link is clean. Device Driver Guarantee: Clean Software DriverFinder is our recommended software and we provide a link for you to download the free scan.

Yang berbeda-beda ditandai dengan kejang yang tiba-tiba dan berulang. Tidak ada perbedaan usia, jenis kelamin, atau ras. Patofisiologi kejang demam pdf Patofisiologi kejang demam pdf Patofisiologi kejang demam pdf DOWNLOAD! DIRECT DOWNLOAD! Patofisiologi kejang demam pdf.

  1. Patofisiologi Kejang Demam Sederhana
  2. Patofisiologi Kejang Pada Anak Pdf
  3. Patofisiologi Kejang Pdf

Oleh karena itu kenaikan suhu tubuh dapat mengubah keseimbangan dari membran sel neuron dan dalam waktu yang singkat terjadi difusi dari ion kalium maupun ion natrium akibat terjadinya lepas muatan listrik. Lepas muatan listrik ini demikian besarnya sehingga dapat meluas ke seluruh sel maupun ke membran sel sekitarnya dengan bantuan “neurotransmitter” dan terjadi kejang. Kejang demam yang berlangsung lama (lebih dari 15 menit) biasanya disertai apnea, meningkatnya kebutuhan oksigen dan energi untuk kontraksi otot skelet yang akhirnya terjadi hipoksemia, hiperkapnia, asidosis laktat disebabkan oleh metabolisme anerobik, hipotensi artenal disertai denyut jantung yang tidak teratur dan suhu tubuh meningkat yang disebabkan makin meningkatnya aktifitas otot dan mengakibatkan metabolisme otak meningkat. Di Subbagian Anak FKUI RSCM Jakarta, kriteria Livingstone dipakai sebagai pedoman membuat diagnosis kejang demam sederhana, yaitu: • Umur anak ketika kejang antara 6 bulan dan 4 tahun • Kejang berlangsung tidak lebih dari 15 menit • Kejang bersifat umum • Kejang timbul dalam 16 jam pertamam setelah timbulnya demam • Pemeriksaan saraf sebelum dan sesudah kejang normal • Pemeriksaan EEG yang dibuat sedikitnya satu minggu sesudah suhu normal tidak menunjukkan kelainan • Frekuensi kejang bangkitan dalam satu tahun tidak melebihi empat kali. Apabila seorang anak datang dalam keadaan kejang, maka: • Segera diberikan diazepam intravena, dosis rata-rata 0,3 mg/kg Atau diazepam rectal dosis: 10 kg: 5 mg, bila kejang tidak berhenti 10 kg: 10 mg, tunggu 15 menit dapat diulang dengan cara/dosis yang sama • berikan dosis awal fenobarbital, dosis: neonatus: 30 mg I.M, 1 bulan – 1 tahun: 50 mg I.M dan 1 tahun: 75 mg I.M • Bila diazepam tidak tersedia, langsung memakai fenobarbital dengan dosis awal dan selanjutnya diteruskan dengan dosis rumat. Rencana Tindakan: • Longgarkan pakaian, berikan pakaian tipis yang mudah menyerap keringat.

Komplikasi penyakit kejang demam pada anak. Pemeriksaan diagnostik penyakit kejang demam pada anak.

Kepala anak seperti terlempar ke atas, bola mata naik ke atas, tungkai dan lengan mulai kaku, bagian tubuh anak menjadi berguncang. Kulit pucat dan mungkin menjadi biru (Dewanto, 2009:93) (Eveline & Nanang, 2010:124) E. PATOFISIOLOGI Kejang adalah manifestasi klinis khas yang berlangsung secara intermitten dapat berupa gangguan kesadaran, tingkah laku, emosi, motorik, sensorik, dan atau otonom yang disebabkan oleh lepasnya muatan listrik yang berlebihan di neuron otak. Mekanisme dasar terjadinya kejang adalah peningkatan aktifitas listrik yang berlebihan pada neuron-neuron dan mampu secara berurutan merangsang sel neuron lain secara bersama-sama melepaskan muatan listriknya. Hal tersebut diduga disebabkan oleh kemampuan membran sel sebagai pacemaker neuron untuk melepaskan muatan listrik yang berlebihan, berkurangnya inhibisi oleh neurotransmitter asam gama amino butirat (GABA )atau meningkatnya eksitasi sinaptik oleh transmiter asam glutamate dan aspartat melalui jalur eksitasi yang berulang. (Kania, Nia:2007) 5 F.

Patofisiologi Kejang Demam Sederhana

Dan dokter dapat memberitahu ibu, bahwa ibu tidak perlu takut kejang datang kembali jika ibu melaksanakan hal-hal tersebut.

Pada anak 3 tahun sirkulasi otak mencapai 65% dari seluruh tubuh dibandingkan dengan orang dewasa yang hanya 15%. Oleh karena itu kenaikan suhu tubuh dapat mengubah keseimbangan dari membran sel neuron dan dalam waktu yang singkat terjadi difusi dari ion kalium maupun ion natrium akibat terjadinya lepas muatan listrik. Lepas muatan listrik ini demikian besarnya sehingga dapat meluas ke seluruh sel maupun ke membran sel sekitarnya dengan bantuan “neurotransmitter” dan terjadi kejang. Kejang demam yang berlangsung lama (lebih dari 15 menit) biasanya disertai apnea, meningkatnya kebutuhan oksigen dan energi untuk kontraksi otot skelet yang akhirnya terjadi hipoksemia, hiperkapnia, asidosis laktat disebabkan oleh metabolisme anerobik, hipotensi artenal disertai denyut jantung yang tidak teratur dan suhu tubuh meningkat yang disebabkan makin meningkatnya aktifitas otot dan mengakibatkan metabolisme otak meningkat.

KLASIFIKASI 1. Kejang demam kejang demam sederhana yaitu kejang berlangsung kurang dari 15 menit dan umum. Jenis ini muncul tanpa gangguan kesadaran. Pergerakan konvulsif secara dominan hanya memengaruhi satu area.

Rasional: mencegah peningkatan suhu lebih tinggi dan serangan kejang ulang. • Jika anak sembuh, jaga agar anak tidak terkena penyakit infeksi dengan menghindari orang atau teman yang menderita penyakit menular sehingga tidak mencetuskan kenaikan suhu. Rasional: sebagai upaya preventif serangan ulang • Beritahukan keluarga jika anak akan mendapatkan imunisasi agar memberitahukan kepada petugas imunisasi bahwa anaknya pernah menderita kejang demam.

Rasional: meningkatkan keamanan klien. • Berikan tongue spatel diantara gigi atas dan bawah. Rasional: menurunkan resiko trauma pada mulut. • Letakkan klien di tempat yang lembut. Rasional: membantu menurunkan resiko injuri fisik pada ekstimitas ketika kontrol otot volunter berkurang. • Catat tipe kejang (lokasi,lama) dan frekuensi kejang.

Patofisiologi Kejang Pada Anak Pdf

• Atur sirkulasi udara ruangan. Rasional: Penyediaan udara bersih. • Beri ekstra cairan dengan menganjurkan pasien banyak minum. Rasional: Kebutuhan cairan meningkat karena penguapan tubuh meningkat. • Batasi aktivitas fisik. Rasional: aktivitas meningkatkan metabolismedan meningkatkan panas. Rencana Tindakan: • Kaji tingkat pengetahuan keluarga.

Kejang demam bisa diakibatkan oleh infeksi ekstrakranial seperti ISPA, radang telinga, campak, cacar air. Dalam keadaan demam, kenaikan suhu tubuh sebesar 10C pun bisa mengakibatkan kenaikan metabolisme basal yang mengakibatkan peningkatan kebutuhan oksigen jaringan sebesar 10 – 15% dan otak sebesar 20%. Apabila kebutuhan tersebut tidak terpenuhi maka anak akan kejang. Umumnya kejang tidak akan menimbulkan dampak sisa jika kejang tersebut berlangsung kurang dari 5 menit tetapi anak harus tetap mendapat penanganan agar tidak terjadi kejang ulang yang biasanya lebih lama frekuensinya dari kejang pertama. Timbulnya kejang pada anak akan menimbulkan berbagai masalah seperti resiko cidera, resiko terjadinya aspirasi atau yang lebih fatal adalah lidah jatuh ke belakang yang mengakibatkan obstruksi pada jalan nafas.

Anak akan terlihat aneh untuk beberapa saat, kemudian kaku, kelojotan dan memutar matanya. Anak tidak responsif untuk beberapa waktu, napas akan terganggu, dan kulit akan tampak lebih gelap dari biasanya. Setelah kejang, anak akan segera normal kembali. Kejang biasanya berakhir kurang dari 1 menit, tetapi walaupun jarang dapat terjadi selama lebih dari 15 menit. Secara umum, Kejang Demam dapat dibagi dalam dua jenis yaitu: • Simple febrile seizures (Kejang Demam Sederhana): kejang menyeluruh yang berlangsung 15 menit, dan atau berulang dalam waktu singkat (selama demam berlangsung). Ada beberapa faktor yang mempengaruhi terjadinya kejang demam berulang antara lain: • Usia 15 menit) sangat berbahaya dan dapat menimbulkan kerusakan permanen dari otak.

Apa saja klasifikasi kejang demam? Apa penyebab dari kejang demam? Bagaimana tanda dan gejala anak yang mengalami kejang demam?

Penurunan suhu yang drastis justru tidak disarankan. • Beri obat penurun panas. • Beri banyak minum. Seorang bayi laki-laki umur 8 bulan mengalami kejang demam. Dokter dapat memberitahu kepada ibu bahwa bayinya dapat mengalami kejang kembali jika suhu tubuh bayinya meningkat, untuk itu ibu harus memperhatikan suhu tubuh bayinya yaitu dengan menyediakan temperatur dirumah, dan menghitung suhu tubuh bayi sesering mungkin, ketika suhu tubuh bayinya > 390C segera bawa ke dokter terdekat. Selanjutnya ibu harus mengusahakan agar bayinya diberi minum banyak, memberikan makanan yang sehat, makan obat yang telah diresepkan, jika bayinya demam segera dikompres dengan air hangat, beri minum sesering mungkin.

Hal tersebut diduga disebabkan oleh kemampuan membran sel sebagai pacemaker neuron untuk melepaskan muatan listrik yang berlebihan, berkurangnya inhibisi oleh neurotransmitter asam gama amino butirat (GABA )atau meningkatnya eksitasi sinaptik oleh transmiter asam glutamate dan aspartat melalui jalur eksitasi yang berulang. (Kania, Nia:2007) 5 F. PATHWAY Infeksi bakteri virus & parasit Reaksi inflamasi Rangsang mekanime biokimia Gg.

Kejang demam sederhana (simple febrile seizure) Ciri dari kejang ini adalah:    Kejang berlangsung singkat Umumnya serangan berhenti sendiri dalam waktu 3 tahun, 2. Atau 5 mg untuk BB 10 kg, 3.

Mengetahui penatalaksanaan gawat darurat pada kejang demam 2 BAB II PEMBAHASAN A. DEFINISI Kejang demam merupakan gangguan transien pada anak-anak yang terjadi bersamaan dengan demam.(Wong,2008:1260) Kejang demam adalah bangkitan kejang yang terjadi pada kenaikan suhu tubuh (rektal lebih dari 38o C) yang disebabkan oleh proses ekstrakranium.(Febry & Marendra,2010:39) Kejang demam merupakan suatu kejang yang terjadi pada usia antara 3 bulan hingga 5 tahun yang berkaitan dengan demam namun tanpa adanya tandatanda infeksi intrakranial atau adanya penyebab yang jelas. (Meadow & Simon, 2005:113) Dari pengertian diatas dapat disimpulkan kejang demam adalah bangkitan kejang yang terjadi karena peningkatan suhu tubuh yaitu 38 o C yang sering di jumpai pada usia anak dibawah lima tahun. KLASIFIKASI 1. Kejang demam kejang demam sederhana yaitu kejang berlangsung kurang dari 15 menit dan umum. Jenis ini muncul tanpa gangguan kesadaran.

Di sini anak sebelumnya dapat mempunyai kelainan neurologi atau riwayat kejang dalam atau tanpa kejang dalam riwayat keluarga. (Febry & Marendra,2010:39) (Meadow & Simon, 2005:113) C. ETIOLOGI Penyebab kejang demam hingga kini belum diketahui.Namun, kondisi ini sering disebabkan oleh infeksi saluran pernafasan atas, otitis media, pneumonia, gastroenteritis dan infeksi saluran kemih. Kejang tidak selalu tinbul pada suhu yang tinggi.

KLASIFIKASI 1. Kejang demam kejang demam sederhana yaitu kejang berlangsung kurang dari 15 menit dan umum. Jenis ini muncul tanpa gangguan kesadaran. Pergerakan konvulsif secara dominan hanya memengaruhi satu area.

Tingkah laku distraksi / gelisah. Pernafasan Gejala: Fase iktal: gigi mengatup, sianosis, pernafasan menurun / cepat, peningkatan sekresi mukus.

Bagaimana tanda dan gejala anak yang mengalami kejang demam? Bagaimana patofisiologi kejang demam? Bagaimanakah pathway pada penyakit kejang demam?

Sumber energi otak adalah glukosa yang melalui proses oksidasi dipecah menjadi CO2 dan air. Sel dikelilingi oleh membran yang terdiri dari permukaan dalam yaitu lipoid dan permukaan luar yaitu ionik. Dalam keadaan normal membran sel neuron dapat dilalui dengan mudah oleh ion kalium (K+) dan sangat sulit dilalui oleh ion natrium (Na+) dan elektrolit lainnya, kecuali ion klorida (Cl-).

Patofisiologi Kejang Pdf

Kejang demam merupakan kelainan neurologis yang sering dijumpai pada saat seorang bayi atau anak mengalami demam tanpa infeksi sistem saraf pusat. Kejang demam biasanya terjadi pada awal demam. Anak akan terlihat aneh untuk beberapa saat, kemudian kaku, kelojotan dan memutar matanya. Anak tidak responsif untuk beberapa waktu, napas akan terganggu, dan kulit akan tampak lebih gelap dari biasanya. Bass pro xps 555 battery charger manual.

Oleh karena itu, sangat penting bagi para orang tua untuk melakukan pemeriksaan sedini mungkin pada anaknya agar hal-hal yang tidak di inginkan dapat diketahui secara dini sehingga kejang demam dapat dicegah sedini mungkin B. Saran Untuk meningkatkan kulaitas pelayanan keperawatan maka penulis memberikan saran-saran sebagai berikut; 1. Pada pengkajian perawat perlu melakukan pengkajian dengan teliti melihat kondisi klien serta senantiasa mengembangkan teknik terapeutik dalam berkomunikasi dengan klien. Agar dapat memberikan asuhan keperawatan yang berkualitas meningkatkan pengetahuan dan keterampilan serta sikap profesionl dalam menetapkan diagnosa keperawtan 3. Diharapkan kerja sama yang baik dari berbagai pihak dari tim kesehatan lainnya khususnya dari pihak keluarga agar selalu mengunjungi klien dalam menunjang keberhasilan perawatan dan pengobatan.

Akibatnya konsentrasi ion K+ dalam sel neuron tinggi dan konsentrasi Na+ rendah, sedang di luar sel neuron terdapat keadaan sebaliknya. Karena perbedaan jenis dan konsentrasi ion di dalam dan di luar sel, maka terdapat perbedaan potensial membran yang disebut potensial membran dari neuron. Untuk menjaga keseimbangan potensial membran diperlukan energi dan bantuan enzim Na-K ATP-ase yang terdapat pada permukaan sel Keseimbangan potensial membran ini dapat diubah oleh: • Perubahan konsentrasi ion di ruang ekstraselular • Rangsangan yang datang mendadak misalnya mekanisme, kimiawi atau aliran listrik dari sekitarnya • Perubahan patofisiologi dari membran sendiri karena penyakit atau keturunan Pada keadaan demam kenaikan suhu 1oC akan mengakibatkan kenaikan metabolisme basal 10-15% dan kebutuhan oksigen akan meningkat 20%. Pada anak 3 tahun sirkulasi otak mencapai 65% dari seluruh tubuh dibandingkan dengan orang dewasa yang hanya 15%. Oleh karena itu kenaikan suhu tubuh dapat mengubah keseimbangan dari membran sel neuron dan dalam waktu yang singkat terjadi difusi dari ion kalium maupun ion natrium akibat terjadinya lepas muatan listrik. Lepas muatan listrik ini demikian besarnya sehingga dapat meluas ke seluruh sel maupun ke membran sel sekitarnya dengan bantuan “neurotransmitter” dan terjadi kejang.

Resiko terhadap bersihan jalan nafas / pola nafas tidak efektif berhubungan dengan relaksasi lidah sekunder akibat gangguan persyarafan otot. Resiko terhadap cedera yang berhubungan dengan gerakan tonik / klonik yang tidak terkontrol selama episode kejang. Peningkatan suhu tubuh ( hypertermia ) berhubungan dengan proses penyakit. Resiko terhadap ketidakefektifan penatalaksanaan program terapeutik berhubungan dengan kurang pengetahuan ( orang tua ) tentang kondisi, pengobatan dan aktifitas kejang selama episode kejang. Rencana Keperawatan Menurut Carpenito ( 1999 ), rencana keperawatannya meliputi: a.